You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Desa Wates

Kec. Bumi Ratu Nuban, Kab. Lampung Tengah, Prov. Lampung
Info

Musyawarah Kampung Khusus (MUSKAMSUS) Penetapan Hasil Pendataan SDGs Kampung Wates Tahun 2021


Musyawarah Kampung Khusus (MUSKAMSUS) Penetapan Hasil Pendataan SDGs Kampung Wates Tahun 2021

Rabu, 30 Juni 2021, Musyawarah Kampung Khusus (MUSKAMSUS) Kampung Wates tentang Penetapan Hasil Pendataan SDGs Kampung Wates berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan Aparatur Pemerintahan Kampung Wates. hadir dalam acara tersebut Perwakilan dari Kecamatan Bumi Ratu Nuban yang diwakili KASI PPM Kecamatan Bapak Tatas Pamungkas Dumadi, S.E. Pendamping Lokal Desa (PLD) Bapak M. Zaimul Umam, BABINSA Kampung Wates Bapak. Ngatmin, Ketua BPK Bapak Drs. Wardono, Kepala Kampung Wates Bapak Wahyu Bintoro, Tokoh Masyarakat dan Relawan Pendataan SDGs Kampung Wates yang terdiri dari Kepala Dusun (KADUS), Ketua RT dan Anggota LINMAS.

Adapun Hasil dari Pendataan SDGs Kampung Wates sebagai berikut:

Data Keseluruhan (Input dan Tidak Input)

Kepala Keluarga (KK) : 1192 KK

Individu : 4103 Jiwa

Jumlah Data yang di Input

Kepala Keluarga (KK) : 1126 KK

Individu : 3788 Jiwa

Jumlah Data yang tidak di Input

Kepala Keluarga (KK) : 66 KK

Individu : 315 Jiwa

Pendataan SDGs Kampung Wates dilaksanakan oleh Ketua RT masing-masing dengan mendatangi langsung (Door to Door) ke rumah masyarakat Kampung Wates dengan membawa Cuesioner dan menanyakan langsung dengan anggota keluarga.selanjutnya penginputan dilaksanakan oleh Kepala Dusun masing-masing.

Sustainable Development Goals (SDGs) adalah 17 tujuan dengan 169 capaian yang terukur dan tenggat yang telah ditentukan oleh PBB sebagai agenda dunia pembangunan untuk keselamatan manusia dan planet bumi. tujuan SDGs ini dicanangkan bersama oleh negara-negara lintas pemerintahan pada resolusi PBB yang diterbitkan pada 21 Oktober 2015 sebagai ambisi pembangunan bersama hingga tahun 2030. tujuan ini merupakan kelanjutan atau pengganti dati Tujuan Pembangunan Milenium yang ditandatangani oleh pemimpin-pemimpin dari 189 negara sebagai Deklarasi Milenium di markas besar PBB pada tahun 2000 dan tidak berlaku lagi sejak akhir 2015.

adapun 17 tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) adalah sebagai berikut:

  1. Tanpa Kemiskinan (No Poverty)
  2. Tanpa Kelaparan (Zero Hunger)
  3. Kehidupan sehat dan sejahtera (Good Health and Weel-Being)
  4. Pendidikan Berkualitas (Quality Education)
  5. Kesetaraan Gender (Gender Equality)
  6. Air Bersih dan Sanitasi Layak (Clean Water and Sanitation)
  7. Energi Bersih dan Terjangkau (Affordable and Clean Energy)
  8. Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth)
  9. Industri, Inovasi dan Infrastruktur (Industry, Innovation and Infrastructure)
  10. Berkurangnya Kesenjangan (Reduced Ineqalities)
  11. Kota dan Komunitas Berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities)
  12. Konsumsi dan Produksi yang bertanggung jawab (Responsible Consumption and Production)
  13. Penganganan Perubahan Iklim (Climate Action)
  14. Ekosistem Laut (Life Below Water)
  15. Ekosistem Daratan (Life on Land)
  16. Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang tangguh (Peace, Justice, and Strong Institutions)
  17. Kemitraan untuk mencapai tujuan (Partnerships  for the Goals)

menurut Bapak Kepala Kampung Wates (Bapak Wahyu Bintoro) musyawarah ini dilaksanakan guna untuk Penetapan Hasil Pendataan SDGs. adapun permasalahan selisih 2 KK dan 2 Individu itu adalah hal yang wajar karena ada beberapa Masyarakat Kampung Wates yang sudah pindah tempat tinggal tetapi masih menggunakan KK dan KTP Kampung Wates. hal tersebut harus menjadi pembelajaran bagi Perangkat Kampung dan Masyarakat Kampung Wates agar bagi siapapun warga yang ingin membuat berkas kependudukan yang baru seperti: KTP, KK dan lain sebagainya  sebaiknya harus berkordinasi dengan perangkat kampung agar tidak terjadi kesalahan.

selanjutnya menurut Bapak M. Zaimul Umam Selaku Pendamping Lokal Desa (PLD), beliau memberikan aspirasi mengenai pendataan dan penginputan SDGs di Kampung Wates karena sangat tertib dan tidak banyak selisih yang terjadi, hal tersebut terlaksana karena Aparatur Pemeritahan Kampung Wates sudah melaksanakan laporan bulanan mengenai Kependudukan dengan benar, dan Kampung Wates juga sudah masuk dalam Kampung Smart Village yang sewajarnya apapun itu harus sudah menggunakan IT.

Selanjutnya penandatanganan Penetapan Hasil Pendataan SDGs Kampung Wates dilaksanakan oleh BPK Kampung Wates, Perwakilan Kecamatan, Babinsa Kampung Wates, Pendamping Lokal Desa (PLD), Kepala Kampung dan Tokoh Masyarakat Kampung Wates yang diwakili oleh H. Dasiyo Priambodo dan Drs Fathoni.

Bagikan artikel ini: